What makes you fell in love with your town at the first sight? For me, it is simply the beauty that I saw in Maastricht’s sky…
Hari pertama saya menginjakkan kaki di kota Maastricht sudah diwarnai dengan musibah yang merusak mood. Saya kehilangan handphone saya di dalam taxi menuju housing. Hal itu membuat saya sedikit was-was dengan berfikiran hal buruk apalagi yang akan menimpa saya selanjutnya selama studi di Maastricht; karena bisa dibilang saya benar-benar buta akan Belanda. Tapi segera setelah saya rileks dan ikhlas, bertemu banyak teman-teman Indonesia lain dan bisa leluasa bercerita, saya mulai menikmati hari-hari pertama saya di Maastricht.
Then after two months, I start to fell like home…
Di belakang rumah saya ada taman besar bernama Hoge Fronten, tempat orang-orang biasa membawa anjing mereka jalan sore atau sekedar jogging. Mengherankan memang, karena aktivitas jogging di Belanda bisa dilakukan kapan saja tak peduli malam ataupun siang. Coba kalau di Indonesia kita jogging jam 12 siang atau jam9 malam, orang2 akan menyilangkan telunjuk di atas kening sebagai tanda itu aktivitas gila. Bulan Agustus ketika saya tiba, cuaca belum dingin-dingin amat, sehingga saya sering merasai sejuknya angin di taman besar belakang rumah tersebut. Dan dari situlah, saya menemukan hal yang hingga saat ini selalu membuat saya jatuh cinta.
Tentu saja saya bukan tiba-tiba ketemu bule trus ngobrol lantas jatuh cinta! Haha. Saya berkali-kali pergi ke taman tersebut untuk mengakrabi langit. Ya, langit Maastricht. Dan perubahan warnanya di kala senja; dari biru abu-abu menjadi kuning kehitaman. Selain di taman tersebut, saya acapkali menyinggahi Sint Servaasbrug, jembatan tua yang membelah Maas River. Jembatan ini nyaman sekali untuk dilewati pejalan kaki serta pengemudi sepeda. Dari jembatan, langit Maastricht terlihat sangat indah dan bersih. Langit yang terbuka untuk diexplore oleh mata telanjang tanpa polusi udara adalah hal yang sulit kita dapati cuma-cuma di kota-kota besar Indonesia.
Saya pun hobi jalan sore terutama saat cuaca bersahabat seperti sekarang; saat menjelang summer. Tak terasa sudah hampir setahun saya di Maastricht dan mengalami empat pergantian musim; tentunya dengan karakter-karakter langit yang berbeda-beda. Langit berkabut yang sering saya jumpai menjelang winter; langit cerah saat spring/summer, atau langit yang menyiratkan pelangi super besar setelah hujan. Favorit saya adalah langit biru yang birunya sebiru laut; yang seakan memberi tanda bahwa ia begitu bersahabat dengan laut. Setiap memandang langit biru seperti ini, saya merasa teduh.
Belakangan, setelah berjalan-jalan ke cukup banyak tempat di Eropa, saya jadi tahu bahwa langit yang terlihat sangat bersih dan indah itu bukan hanya milik Maastricht saja. Langit di kota-kota seperti Firenze, Italia; Barcelona, Spain; dan Marseille, France, pun tak kalah indahnya. But for sure, langit inilah yang membuat saya jatuh cinta pada kota saya from the very first sight.
I’m in love with Maastricht’s sky.. And thank God that I have two years to explore more…
Cerita: Intan Sherlin di Maastricht













on May 19th, 2011 at 6:13 pm
Keren intan foto2nya, apalagi yang double rainbow keren banget
on May 19th, 2011 at 7:02 pm
Maastricht memang indah
on May 19th, 2011 at 8:21 pm
kool! katanya sih “kota terindah di The Netherlands”, at least menurut orang2 yg udah pernah tinggal di Maastricht sih…
on May 20th, 2011 at 2:01 am
Woow! Kereeen abis….
on May 20th, 2011 at 2:16 am
it’s a good story sist.. u’ve experiences more.. i like some views in Maastricht.. i will go there someday, hopefully
on May 20th, 2011 at 2:51 am
Nice, menginspirasi..
Jadi inget kata-kata “over qualified”.hehehe…
on May 20th, 2011 at 3:42 am
Di tengah-tengah kesibukan kuliah dan proses adaptasi, masih bisa membuat karya spt ini.. Keren tun!
Lanjutkan dg hal-hal bermutu spt ini.
Hehehe
on May 20th, 2011 at 6:55 am
Wahh..gw pikir lo fall in ♥ nya ma bule di taman blkg. Wkakaka. Keren tan. Gw jd pgn eurotrip.
on May 20th, 2011 at 12:42 pm
You make me want to touch the sky!
So inspiring!!!
on May 21st, 2011 at 1:06 pm
suka foto yang foggy..
on May 21st, 2011 at 5:59 pm
*senyum-senyum sendiri liatnya ntaaaaan
amaze !!
i do love the sky !!
selalu menginspirasilah :*
on May 22nd, 2011 at 4:18 am
Whoaa, 82 orang yang nge-like! Makasih yaaaa semuanyaaa… Ayo pada ke Maastricht dan nikmati langitnyaaaa…
on May 24th, 2011 at 4:26 pm
Foto2 nya keren banget; ceritanya juga ok.
Jd kangen sm maastricht lg nih. Sempet bosen sih di Maastricht dan pengen balik Indo, tp setelah di Indo pengen balik sana..hehe. manusia ya, gak pernah puas:(
good luck ya buat sisa waktunya di maastricht…and enjoy!
on Jul 4th, 2011 at 10:40 am
[...] buat Intan Sherlin di Maastricht! Cerita kamu Langit Maastricht berhasil jadi pemenang bulan Mei. Voucher bakal langsung dikirim ke alamatmu. Tunggu yaa.. VN:F [...]
on Jul 5th, 2011 at 4:17 pm
Waw! cerita yang ringan tapi sangat menginspirasi. Terimakasih kakak, saya akan segera menyusul ke Belanda! amin.
*mohon do’anya*